Saya meminta AI untuk melakukan analisis kesenjangan pada Nextdoor. Hasilnya menarik.

Selama beberapa bulan terakhir, saya telah meminta ChatGPT untuk membantu saya menulis lusinan postingan tentang Nextdoor, CEO Nirav Tolia, moderasi, nilai pemegang saham, AI, survei, pengiklan, pembangunan komunitas, dan kepemimpinan.

Jadi saya mengajukan pertanyaan sederhana:

Berdasarkan semua yang telah saya minta Anda tulis, informasi yang tersedia untuk umum, hasil keuangan Nextdoor, dan harga saham, apa yang akan Anda lakukan secara berbeda jika Anda adalah seorang CEO?

Jawabannya bukanlah "pecat semua orang."

Bukan "mengganti papan sirkuit."

Bahkan bukan "luncurkan lebih banyak AI."

Kesenjangan terbesar yang teridentifikasi adalah ini:

Nextdoor lebih banyak berbicara tentang koneksi antar manusia daripada mengukur koneksi antar manusia.

Perusahaan telah mencapai kemajuan dalam pertumbuhan pendapatan, jumlah pengguna aktif mingguan, EBITDA yang disesuaikan mendekati titik impas, dan posisi kas yang substansial.

Namun, AI menyarankan lima prioritas:

1. Perbaiki kepercayaan terlebih dahulu.


Buatlah metrik jaminan kualitas moderator, banding, akuntabilitas, dan penegakan hukum yang transparan.

2. Jadikan AI sebagai fitur produk, bukan sekadar bahan pembicaraan di podcast.

Gunakan AI untuk meredakan konflik, mendeteksi penipuan, mencocokkan tetangga, dan meningkatkan kualitas percakapan.

3. Lakukan studi perilaku nyata.

Laboratorium mediasi percontohan, lokakarya komunikasi MBTI dan DISC, tantangan layanan masyarakat, dan program keterlibatan lingkungan menggunakan kelompok kontrol dan hasil yang terukur.

4. Perlakukan pengiklan lokal seperti pelanggan.

Berikan dukungan responsif, pelaporan ROI yang jelas, dan jalur eskalasi ketika masalah muncul.

5. Menciptakan dan mengkomunikasikan nilai bagi pemegang saham.

Jelaskan secara gamblang bagaimana modal dialokasikan dan bagaimana keputusan manajemen diharapkan dapat meningkatkan pengembalian jangka panjang.

Yang membuat saya kagum adalah AI tidak menyimpulkan bahwa tantangan terbesar Nextdoor adalah teknologi.

Kesimpulannya, tantangannya adalah eksekusi.

Satu hal yang sering dilupakan orang adalah bahwa AI sangat unggul dalam menganalisis lebih dari sekadar angka. AI menganalisis pola, tren, sentimen, perilaku, interaksi, dan hasil. Itulah mengapa AI dapat berguna dalam memahami bagaimana tetangga berkomunikasi, di mana konflik muncul, dan intervensi apa yang sebenarnya dapat meningkatkan kepercayaan dan keterlibatan.

Bayangkan jika Nextdoor menerapkan ketelitian yang sama seperti studi epidemiologi.

Buat lingkungan percontohan. Tetapkan kelompok kontrol. Ukur sentimen, retensi, keterlibatan pengiklan, pengurangan konflik, dan partisipasi masyarakat. Publikasikan metodologi, demografi, keterbatasan, dan temuan.

Itu adalah data.

Itulah sains.

Itulah pertanggungjawaban.

Alih-alih berita utama survei lainnya, kita akan mempelajari apa yang sebenarnya membantu tetangga terhubung.

Kesimpulan yang paling mengejutkan?

AI menunjukkan bahwa kesenjangan antara pesan dan pengalaman mungkin lebih besar daripada kesenjangan antara teknologi dan peluang.

Itu adalah tantangan kepemimpinan.

Dan kepemimpinan pada akhirnya diukur dari hasil.

Berikutnya
Berikutnya

Kapan Kamu Berhenti Peduli? Kekuatan Sebuah Gerakan